KH Dalhar Watucongol adalah seorang ulama, pejuang, dan cucu dari Amangkurat III, raja Mataram yang terlibat dalam Perang Jawa melawan Belanda. Artikel ini mengulas tentang riwayat hidup, peran, dan pemikiran Kiai Dalhar yang mengabdikan dirinya untuk Islam dan bangsa. Itulah keteladanan Mbah Dim dan putra-putrinya. Mbah Dim berguru pada ulama-ulama sepuh di tanah Jawa seperti Abuya Abdul Chalim, Abuya Muqri Abdul Chamid, Mama Achmad Bakri (Mama Sempur), Mbah Dalhar Watucongol, Mbah Nawawi Jejeran Jogja, Mbah Khozin Bendo Pare, Mbah Baidlowi Lasem, Mbah Rukyat Kaliwungu dan masih banyak lagi. Dalhar, Watucongol, Muntilan, Magelang. Saat nyantri di Watucongol, Sayyid Agil sudah yatim. Hubungan Sayyid Agil dengan Simbah Dalhar sangat dekat, sehingga beliau diangkat anak oleh Mbah Dalhar. beliau mempunyai putra-putri, yaitu: 1. Sayyid Muhammad (tinggal di Surabaya) 2. Syarifah Nukmah (meninggal) 3. Sayyid Alwi (tinggal di Kudus) 4 116 117 f Menelusuri Jejak ENAM KIAI SOLO RAYA Tim Penulis Darul Afkar Institute Mbah Hilal, Kiai Bakri Makarim langsung pulang dan dan Kiai Idris tidak berani membai'at, meskipun tidak ikut mengantarkan jenazah sebab beliau sedih mereka sebenarnya juga seorang mursyid. .

putra putri mbah dalhar watucongol